Polres Berau – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di wilayah Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau. Tim gabungan langsung bergerak melakukan pemadaman setelah ditemukan titik api di kawasan hutan di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di atas kawasan PT SBE.
Lahan yang terbakar diperkirakan seluas 0,3 hektare. Penanganan melibatkan personel Polsek Teluk Bayur, BKO Sat Samapta Polres Berau, BKO Sat Samapta Polda Kaltim, Disdamkar Posko Teluk Bayur, Redkar serta warga sekitar.
Kapolsek Teluk Bayur AKP Budi Witikno mengatakan, petugas langsung melakukan pemadaman setelah memperoleh informasi adanya titik api di lokasi tersebut.
“Begitu titik api ditemukan, personel bersama tim gabungan langsung melakukan pemadaman. Setelah api berhasil dikendalikan, dilakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali menyala,” ujar Budi.»
Dalam penanganan tersebut, tim mengerahkan satu unit kendaraan R6 Damkar Labanan dan satu unit kendaraan patroli Sat Samapta Polres Berau. Kondisi medan dan akses menuju lokasi juga menjadi perhatian karena titik kebakaran berada di kawasan hutan.
Budi menjelaskan, kondisi cuaca panas dan belum turunnya hujan di wilayah Teluk Bayur menyebabkan vegetasi menjadi kering sehingga mudah terbakar. Sementara terkait penyebab kebakaran, pihaknya masih melakukan pendalaman.
“Kami belum bisa memastikan penyebabnya. Dugaan sementara masih perlu didalami, termasuk kemungkinan adanya percikan api maupun aktivitas manusia,” jelasnya.
Selain melakukan pemadaman, petugas juga memastikan lokasi dalam kondisi aman dan mengantisipasi agar api tidak kembali muncul maupun merambat ke area lainnya.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Dalam kondisi kering seperti sekarang, api sangat mudah menjalar dan dapat menimbulkan kebakaran yang lebih luas,” tegas Budi.
Tim gabungan kemudian melanjutkan proses pendinginan di sekitar lokasi sebagai langkah antisipasi untuk mencegah kebakaran kembali meluas.
Humas Polres Berau









