Atasi Balap Liar, Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat di Tanjung Redeb

Tanjung Redeb – Maraknya aksi balap liar di wilayah Kelurahan Gayam, Kecamatan Tanjung Redeb, mendapat perhatian serius dari berbagai pihak. Dalam sebuah pertemuan yang digelar di ruang Lurah Gayam, aparat kepolisian, TNI, pemerintah kelurahan, serta perwakilan masyarakat membahas langkah strategis guna mengatasi permasalahan tersebut.

 

Pertemuan ini dihadiri oleh Lurah Gayam Purwawijoyo, Bhabinkamtibmas Rendi Aswandi, Bhabinsa Sertu Agus Suprayitno, staf kelurahan, serta para Ketua RT setempat. Fokus utama pembahasan adalah meningkatnya aksi balap liar di sepanjang Jalan APT Pranoto hingga Jalan H. Isa yang melibatkan berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga orang dewasa.

 

Dalam diskusi tersebut terungkap bahwa aktivitas balap liar tidak hanya membahayakan keselamatan pengguna jalan, tetapi juga menimbulkan keresahan warga. Bahkan, terdapat indikasi praktik perjudian dengan taruhan uang serta kerumunan penonton yang mengganggu ketertiban dan waktu istirahat masyarakat.

 

Menanggapi hal tersebut, Lurah Gayam menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam penanganan balap liar, tidak hanya mengandalkan aparat kepolisian. Sementara itu, Bhabinkamtibmas menyampaikan bahwa balap liar merupakan ancaman nyata terhadap kamtibmas yang berpotensi menimbulkan konflik sosial serta risiko kecelakaan.

 

Berbagai langkah telah dilakukan oleh pihak kepolisian, mulai dari penindakan oleh Satuan Lalu Lintas, pembentukan tim patroli khusus, hingga sosialisasi kepada masyarakat dan pihak sekolah. Namun demikian, partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menekan aksi tersebut.

 

Sebagai tindak lanjut, disepakati pembentukan Posko Anti Balap Liar yang melibatkan tiga pilar, yakni pihak kelurahan, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, serta warga setempat. Posko ini akan difokuskan pada kegiatan patroli dan pengawasan malam hari untuk mencegah berkumpulnya massa yang berpotensi menjadi penonton balap liar.

 

Penindakan terhadap pelaku balap liar tetap menjadi kewenangan pihak kepolisian, sementara masyarakat berperan dalam upaya pencegahan secara persuasif. Rencana pelaksanaan posko akan dilakukan secara berkala pada malam akhir pekan, sebagai langkah konkret menciptakan situasi yang aman dan tertib.

 

Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman dan kondusif. Diharapkan melalui sinergi antara aparat dan masyarakat ini, aksi balap liar dapat ditekan sehingga keamanan, kenyamanan, dan keselamatan warga dapat terjaga dengan baik.

 

Humas Polres Berau