Polres Berau – Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Berau melaksanakan kegiatan pemeriksaan keamanan pangan (Safety Food) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Berau pada Rabu (11/3/2026) pukul 07.00 Wita hingga selesai. Kegiatan tersebut dilaksanakan di SPPG Polres Berau yang beralamat di Jalan Pemuda, Gang Aspol, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau.
Kasi Dokkes Polres Berau Penata dr. Mawar M. selaku penanggung jawab sekaligus koordinator kegiatan menjelaskan bahwa pemeriksaan Safety Food dilakukan untuk memastikan makanan yang didistribusikan kepada para penerima manfaat dalam kondisi aman dan layak konsumsi. “Kegiatan ini bertujuan memastikan kualitas makanan tetap terjaga sebelum didistribusikan kepada para penerima manfaat,” ujarnya. “Kami melakukan pemeriksaan terhadap bahan makanan agar dipastikan aman, sehat, dan memenuhi standar kesehatan,” tambahnya.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh personel Sidokkes Polres Berau yang terdiri dari Pengatur I Taufik Hidayat, S.Tr.Kes serta Firda Syarif selaku mitra Polres. Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pemeriksaan terhadap sampel makanan yang akan didistribusikan kepada para penerima manfaat, khususnya anak-anak sekolah dan posyandu.
Adapun menu makanan yang diperiksa pada hari tersebut terdiri dari roti manis, kacang goreng, telur rebus, serta buah jeruk. Makanan tersebut disiapkan untuk didistribusikan kepada 2.299 penerima manfaat yang terdiri dari TK Kemala Bhayangkari sebanyak 83 porsi, SDN 002 Tanjung Redeb sebanyak 541 porsi, SMKN 1 Berau sebanyak 753 porsi, SMAN 1 Berau sebanyak 880 porsi, serta Posyandu Kemala Bhayangkari sebanyak 42 porsi.
Dalam pemeriksaan sampel makanan, Sidokkes Polres Berau menggunakan metode organoleptik dengan mengevaluasi rasa, bau, warna, tekstur, serta penampakan makanan. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh jenis makanan seperti roti manis, kacang goreng, telur rebus, dan buah jeruk dinyatakan laik dan tidak mengalami perubahan kualitas.
Selain itu, tim juga melakukan pemeriksaan menggunakan metode reagen kimia untuk mendeteksi kemungkinan adanya kandungan bahan berbahaya. Pemeriksaan dilakukan terhadap unsur arsenik, nitrit, sianida, formalin, dan boraks. “Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sampel makanan negatif dari kandungan bahan kimia berbahaya sehingga dinyatakan aman dan layak untuk dikonsumsi,” jelas dr. Mawar.
Melalui kegiatan ini, Sidokkes Polres Berau memastikan bahwa makanan yang akan didistribusikan kepada para penerima manfaat berada dalam kondisi aman dan memenuhi standar kesehatan. Kegiatan pemeriksaan Safety Food ini juga merupakan bagian dari upaya pengawasan kesehatan guna mendukung program pemenuhan gizi bagi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah di wilayah Kabupaten Berau.
Humas Polres Berau









