Polres Berau – Polres Berau menggelar rapat koordinasi terkait realisasi data penanaman jagung dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rupatama Polres Berau, Kamis (12/3/2026) pukul 10.00 WITA.
Rapat ini dihadiri oleh Wakapolres Berau Kompol Noor Dhianto, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Berau Junaidi, perwakilan Bulog Kabupaten Berau, Kabag SDM Polres Berau Kompol Herman, para pejabat Bag SDM Polres Berau, para Kapolsek dan operator Polsek jajaran, serta pihak perusahaan perkebunan sawit, perkayuan, dan pertambangan yang beroperasi di Kabupaten Berau. Turut hadir pula para koordinator penyuluh pertanian lapangan (PPL) dari berbagai kecamatan.
Dalam rapat tersebut, dibahas mengenai pendataan secara riil terhadap luas lahan jagung yang telah ditanami serta perkembangan bibit jagung yang sebelumnya telah disalurkan kepada kelompok tani di wilayah Kabupaten Berau. Hal ini dilakukan sebagai upaya memastikan program penanaman jagung berjalan optimal.
Kabag SDM Polres Berau Kompol Herman menjelaskan bahwa koordinasi lintas sektor sangat penting dalam memastikan keberhasilan program ketahanan pangan yang menjadi prioritas pemerintah.
“Rapat ini bertujuan untuk memastikan secara riil luas lahan dan perkembangan bibit jagung yang telah disalurkan kepada kelompok tani, sehingga program ketahanan pangan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran Bhabinkamtibmas dalam melakukan pengawasan serta pelaporan perkembangan kegiatan penanaman jagung di wilayah binaan masing-masing. Menurutnya, laporan yang disampaikan harus terus diperbarui agar perkembangan program dapat dimonitor secara berkala.
“Kami meminta para Bhabinkamtibmas agar selalu mengupdate laporan perkembangan di lapangan melalui grup yang telah disiapkan, sehingga data dapat dipantau secara berkelanjutan,” jelasnya.
Selain itu, dalam rapat tersebut juga disampaikan imbauan kepada perusahaan perkebunan sawit yang tergabung dalam GAPKI maupun non-GAPKI, serta perusahaan perkayuan dan pertambangan agar lebih aktif berpartisipasi dalam program penanaman jagung, khususnya pada kuartal pertama tahun ini.
Kompol Herman menambahkan bahwa kerja sama dengan Bulog Kabupaten Berau juga menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan program tersebut, khususnya dalam penyerapan hasil panen jagung dari perusahaan maupun kelompok tani.
“Diharapkan Bulog dapat bekerja sama dalam menyerap hasil panen jagung dari perusahaan maupun kelompok tani di Kabupaten Berau sehingga program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Program penanaman jagung ini sendiri merupakan bagian dari dukungan terhadap program Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Melalui program tersebut diharapkan ketersediaan pangan dapat terjaga, merata, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Humas Polres Berau









