Polres Berau – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di wilayah Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau. Kebakaran melanda kebun masyarakat di Jalan Poros Lamin RT 012, Kampung Labanan Makmur, Minggu (30/8/2026).
Lokasi kebakaran berada di belakang rumah penduduk dengan luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 0,5 hektare. Titik api yang ditemukan langsung ditangani oleh tim gabungan guna mencegah api menjalar ke area permukiman.
Penanganan melibatkan personel Polsek Teluk Bayur, BKO Sat Samapta Polres Berau, BKO Polda Kaltim, TNI, Disdamkar, Redkar, Hutan Sanggam Berau (HSB), MPA KPHP serta warga sekitar.
Kasihumas Polres Berau AKP Suradi mengatakan, keberadaan lokasi kebakaran yang berada tidak jauh dari rumah warga menjadi perhatian petugas dalam melakukan pemadaman.
«“Begitu titik api ditemukan, personel bersama unsur terkait langsung melakukan pemadaman. Lokasinya berada di belakang rumah warga sehingga api harus segera ditangani agar tidak meluas,” ujar Suradi.»
Dalam penanganan tersebut, sebanyak 33 personel gabungan diterjunkan ke lokasi. Petugas juga mengerahkan satu unit kendaraan patroli Turjawali Sat Samapta Polres Berau dan satu unit kendaraan Disdamkar Labanan.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pengecekan dan memastikan kondisi lokasi tetap aman. Upaya tersebut dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali bara api yang dapat memicu kebakaran susulan.
Suradi menjelaskan, kondisi kemarau dan belum adanya hujan di wilayah Teluk Bayur membuat vegetasi seperti daun dan ranting menjadi kering sehingga mudah terbakar. Sementara penyebab pasti kebakaran masih memerlukan pendalaman.
«“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Dalam kondisi lahan yang kering, api sangat mudah menyebar dan dapat membahayakan lingkungan maupun permukiman,” jelasnya.»
Polres Berau juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas pembakaran lahan. Respons cepat masyarakat dinilai penting untuk mencegah kebakaran berkembang menjadi lebih luas.
“Kami berharap masyarakat ikut berperan dalam pencegahan Karhutla. Jika melihat titik api, segera laporkan kepada petugas agar dapat dilakukan penanganan sedini mungkin,” pungkas Suradi.
Humas Polres Berau









