Sempat Ditinggal Tidur Teman, Pemuda di Segah Ditemukan Meninggal di Sungai

Polres Berau – Seorang pemuda berusia 25 tahun ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilaporkan tenggelam di Sungai Segah, RT 01 Kampung Punan Malinau, Kecamatan Segah. Jasad korban berhasil dievakuasi oleh warga dan aparat setempat pada Selasa (28/7/2026) pagi.

 

Kasi Humas Polres Berau, AKP Suradi, membenarkan kejadian tersebut. “Benar, telah terjadi peristiwa orang tenggelam. Korban merupakan warga Kampung Long Ayan, Kecamatan Segah,” ujar AKP Suradi saat dikonfirmasi.

 

Berdasarkan keterangan para saksi di lokasi, peristiwa bermula pada Senin (27/7/2026) dini hari sekitar pukul 03.00 WITA. Saat itu, korban diketahui sedang berkumpul bersama teman-temannya di pinggir Sungai Segah.

 

Menjelang pagi, rekan-rekan korban memutuskan untuk pulang. Namun, korban Marselinus tidak ikut pulang lantaran sudah tertidur pulas di lokasi kejadian. Rekan-rekannya memilih untuk tidak membangunkan korban dan meninggalkannya di tempat tersebut.

 

Kecurigaan mulai muncul ketika pada pagi harinya korban tak kunjung kembali ke rumah. Teman-teman korban kemudian berinisiatif kembali ke tempat mereka berkumpul. Saat diperiksa, korban sudah tidak ada di lokasi. Warga hanya menemukan ponsel, kunci sepeda motor, dan pakaian korban yang tertinggal di area parkiran seberang Kampung Punan Malinau.

 

Menyadari hilangnya Marselinus, warga kampung langsung melakukan upaya pencarian menyisir area sungai sejak Senin. Pencarian sempat mandek hingga Selasa pagi namun terus diupayakan bersama.

Korban akhirnya berhasil ditemukan pada Selasa (28/7/2026) sekitar pukul 10.47 WITA dalam keadaan sudah meninggal dunia.

 

Mendapat informasi tersebut, personel Polsek Segah langsung bergerak cepat dengan mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), menerima laporan, mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

 

AKP Suradi menambahkan, pihak keluarga korban telah menerima kejadian ini sebagai musibah. Pihak keluarga secara resmi menolak untuk dilakukan tindakan visum maupun autopsi terhadap jenazah korban.

 

“Pihak keluarga sudah membuat surat pernyataan tertulis untuk tidak dilakukan autopsi. Mereka meyakini bahwa korban murni meninggal dunia akibat tenggelam dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” pungkas Kasi Humas. Saat ini jenazah telah diserahkan ke pihak keluarga untuk proses pemakaman.

 

Humas Polres Berau