Polres Berau — Kepolisian Resor (Polres) Berau melalui Satuan Samapta (Sat Samapta) memperketat pengawasan, pengamanan, serta monitoring di sejumlah SPBU yang tersebar di wilayah hukum Kabupaten Berau pada Rabu (23/9). Langkah ini dilakukan guna memastikan kelancaran distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
Kasihumas Polres Berau, AKP Suradi, menyampaikan bahwa pengamanan ini merupakan kegiatan rutin yang ditingkatkan untuk mengantisipasi potensi antrean panjang maupun penyalahgunaan BBM di lapangan.
“Personel Sat Samapta kami siagakan di setiap titik SPBU untuk memantau langsung stok ketersediaan BBM dan mengatur arus lalu lintas kendaraan yang mengantre,” ujar AKP Suradi.
Berdasarkan hasil pemantauan personel di lapangan pada Rabu (23/9), rincian ketersediaan BBM di tujuh SPBU wilayah Berau adalah, SPBU Rinding (Baru): Pertalite 11.000 liter; Bio Solar, Pertamax, dan Dexlite nihil. SPBU Rinding (Lama): Pertalite 900,8 liter dan Pertamax 6.900 liter. SPBU Kilo 5: Pertalite 8.000 liter, Dexlite 2.000 liter, serta Pertamax dalam proses pengiriman. SPBU Bujangga: Pertalite 17.300 liter, Bio Solar 14.100 liter, Pertamax 14.600 liter, dan Dexlite 6.500 liter.
SPBU Jalan Hj. Isa 3: Pertamax 8.420 liter, Dexlite 3.050 liter, serta Pertalite dalam proses pengiriman. SPBU Sambaliung (Lama): Pertamax 3.000 liter dan Dexlite 4.000 liter. SPBU Sambaliung (Baru): Pertalite 15.260 liter, Bio Solar 2.555 liter, Pertamax 17.758 liter, dan Dexlite 9.015 liter.
AKP Suradi menambahkan bahwa pasokan BBM ke SPBU yang mengalami kekosongan atau sedang dalam proses pengiriman akan terus dipantau hingga tiba di lokasi.
Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tertib saat melakukan pengisian BBM dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.
Humas Polres Berau









