Polres Berau – Jajaran Kepolisian Resor Berau bersama polsek jajaran dan instansi terkait terus bergerak cepat menanggulangi darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Penanganan terpadu ini difokuskan pada operasi pemadaman titik api dan pendinginan di kawasan hutan yang terdampak musim kemarau.
Pelaksanaan kegiatan penanggulangan karhutla tersebut dilangsungkan di wilayah Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, dengan menyasar area lahan di Jalan Ahmad Yani (di atas PT SBE). Berdasarkan data lapangan, luas lahan hutan yang terbakar mencapai sekitar 0,3 hektar dengan titik koordinat pada posisi 2.0950530, 117.3960919. Akses jalan menuju tempat kejadian perkara (TKP) dapat ditempuh dalam waktu 15 menit menggunakan kendaraan roda empat maupun roda dua dari Pospol Labanan.
Operasi pemadaman gabungan ini melibatkan kekuatan personel yang solid, teridiri atas dua personel Polsek Teluk Bayur, tiga personel BKO Sat Samapta Polres Berau, lima personel BKO Sat Samapta Polda Kaltim, empat personel Disdamkar Posko Teluk Bayur, satu personel Red Kart, serta dua orang warga setempat. Sarana dan prasarana yang dikerahkan untuk menjangkau serta memadamkan api meliputi satu unit kendaraan roda enam pemadam kebakaran dari Disdamkar Labanan serta satu unit kendaraan roda empat patroli Sat Samapta Polres Berau.
Tim gabungan langsung berjibaku melakukan pemadaman serta dilanjutkan dengan proses pendinginan secara intensif guna mencegah meluasnya kobaran api, mengingat kondisi cuaca panas serta belum turunnya hujan yang menyebabkan keringnya dedaunan dan ranting. Kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan (lidik) terkait kepemilikan lahan serta penyebab pasti kebakaran yang diduga berasal dari faktor cuaca panas, puntung rokok, atau unsur kesengajaan. Sebagai langkah tindak lanjut, petugas memastikan lokasi tetap aman dengan memberdayakan potensi masyarakat serta mengimbau warga agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar demi menghindari risiko gangguan kesehatan seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Kapolsek Teluk Bayur, AKP Budi Witikno, menyampaikan bahwa kesigapan aparat gabungan dalam memadamkan titik api di Jalan Ahmad Yani ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam menanggulangi karhutla secara terpadu di tengah cuaca panas.
“Kami bersama personel gabungan Polsek, BKO Sat Samapta Polres Berau, BKO Polda Kaltim, serta Disdamkar dan warga langsung bergerak cepat melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi karhutla untuk memastikan api padam sepenuhnya dan tidak meluas,” ujar AKP Budi Witikno.
Berdasarkan hasil pemantauan intensif di lapangan, rangkaian kegiatan pemadaman dan penanggulangan karhutla tersebut berjalan dengan sukses dan lancar. Titik api berhasil dikendalikan melalui pendinginan menyeluruh, serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di lokasi terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan terkendali.
Humas Polres Berau









