Polres Berau – Kebakaran lahan terjadi di sekitar Gunung Pocong Kilometer 09, Kampung Kasai, Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau. Tim gabungan dari kepolisian, Manggala Agni, KPHP Berau Utara dan masyarakat dikerahkan untuk melakukan pemadaman.
Kapolsek Pulau Derawan AKP Iwan Purwanto mengatakan, pemadaman dilakukan setelah terdeteksi adanya titik api di kawasan tersebut. Lokasi kebakaran berjarak sekitar 45 kilometer dari Polsek Pulau Derawan dan dapat ditempuh menggunakan kendaraan roda empat.
“Tim gabungan sudah melakukan upaya pemadaman di lokasi. Kondisi medan cukup sulit karena berada di kawasan berbukit dan lereng, sehingga tidak seluruh titik api dapat dijangkau,” ujar Iwan.
Personel yang terlibat terdiri dari lima personel BKO Polres Berau, empat personel Polsek Pulau Derawan, dua personel Manggala Agni, lima personel KPHP Berau Utara serta enam masyarakat.
Dalam upaya pemadaman, tim menggunakan satu unit kendaraan Damkar, kendaraan Polsek Pulau Derawan, kendaraan BKO Polres Berau, 14 roll selang kirim, satu set mesin pompa dan dua unit jet shooter.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, lahan yang terbakar merupakan lahan milik warga yang terdiri dari perkebunan sawit dan kawasan hutan. Material yang terbakar meliputi pepohonan, pakis, ilalang dan semak belukar.
Luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 10 hektare, sementara area yang berhasil dipadamkan sekitar 3 hektare. Kondisi medan yang berbukit dan memiliki lereng menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman.
Iwan menjelaskan, hingga setelah pelaksanaan pemadaman, masih terdapat api yang belum dapat dijangkau oleh tim gabungan karena kondisi medan dan lokasi sumber api yang sulit diakses.
“Kami terus berkoordinasi dengan KPHP Berau Utara, Manggala Agni dan masyarakat untuk melakukan pemantauan serta upaya pemadaman lanjutan,” katanya.
Menurutnya, kondisi cuaca yang panas dan belum adanya hujan di wilayah Kecamatan Pulau Derawan menyebabkan daun serta ranting menjadi kering sehingga mudah terbakar. Sumber api masih dalam penyelidikan dan dapat dipengaruhi oleh sejumlah faktor, termasuk kemungkinan percikan puntung rokok maupun pembakaran yang disengaja.
Polsek Pulau Derawan bersama unsur terkait juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Selain berpotensi meluas dan sulit dikendalikan, asap akibat kebakaran lahan juga dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat, khususnya gangguan pernapasan atau ISPA.
Pemantauan terhadap lokasi kebakaran akan terus dilakukan dengan melibatkan potensi masyarakat yang tersedia serta koordinasi bersama KPHP Berau Utara dan Manggala Agni guna memastikan kondisi di lapangan tetap aman dan mencegah api kembali meluas.
Humas Polres Berau









